Putih

Mula-mula yang mengkhawatirkan dari kematian adalah kehilangan. Tak cukup nyaman melihat orang-orang yang kita cintai tiba-tiba terkapar kaku. Nafasnya habis. Jantungnya berhenti berdetak. Kemudian kita akan menanam mereka di dalam tanah disertai berbagai ritual. Dan lebih menegangkan lagi saat kita membayangkan tubuh itu adalah diri kita sendiri. Bermula dari kekhawatiran semacam itu, manusia sepanjang sejarah … Lanjutkan membaca Putih

Singgah di Kota Tua

jendela-jendela tua pintu-pintu putih mengelupas memantulkan wajahmu semua dalam warna yang sepia   kota ini, kota ini, sayangku begitu amis dan berpasir   bahkan saat musim kawin. Mereka berkhayal tentang bunyi kepak sayap burung bermata bening dan melihat serbuk cemara luruh membuahi putik   tapi adakah seekor burung yang tahan, adakah cemara yang sanggup berfotosintesis, … Lanjutkan membaca Singgah di Kota Tua

Yang Bercahaya di Kaki Gunung Raung

“Pokoknya, Mas, orang-orang sini itu kalau senang ngajak saya. Kalau ruwet juga ngajak saya,” selorohnya. Ia menyulut entah batang rokok ke berapa, lalu melanjutkan, “Mobil saya itu,” ujarnya sambil menunjuk Toyota Avanza silver di depan rumahnya, “Multifungsi. Ada tetangga lamaran pakai mobil itu; ngantar pengantin, orang melahirkan, orang sekarat juga pakai itu; bahkan dulu pernah … Lanjutkan membaca Yang Bercahaya di Kaki Gunung Raung

Berita Kematian

Undang-undang, SOP, dan UMR mengiring jenazah perpustakaan. Instagram jatuh di atas kuburan, mengabarkan berita kematian. Sesosok mayat bangkit dengan radio menempel di telinganya, mendekati iring-iringan jenazah. Ia mengira itu kekasih yang sangat dirindukannya. Karena dulu, bersama kekasihnya itu, ia sudah foto pre-wedding di dalam kulkas, lalu bercinta di puskesmas, sebelum akhirnya mati ditabrak truk iklan. … Lanjutkan membaca Berita Kematian

Zainab

/1/ Tidurlah, Zainab, Tutup telingamu, dan bermimpilah: anak-anakmu Bergegas menuju mazbah di tepi sejarah Melukis tubuhnya pada lapuk dinding hitam Seperti yang kauinginkan   Sungai mengeras Pasir mengelupas Burung gagak melesat   Mereka berkata, “Jangan bangun, Ibu! Kami menemukan mata air.”   /2/ Di balik celah tenda, di antara kemah-kemah yang doyong Kudengar kau merapal … Lanjutkan membaca Zainab

Agar Tidak Gila

Sekitar tahun 2013, bersama dua kawan, Adhit dan Syndi, kami membuat akun di jejaring Kompasiana. Media Kompasiana merupakan media umum bagi siapa saja yang ingin menyampaikan gagasan, pendapat, atau apapun, dalam bentuk tulisan. Sampai sekarang, saya sebenarnya tidak tahu apa yang melatarbelakangi kami waktu itu mendaftarkan diri di situs tersebut. Kami tidak punya misi apa-apa … Lanjutkan membaca Agar Tidak Gila

Rekor

Saat awal masuk SMA, saya tidak begitu memperhatikannya. Ia bukanlah siswi yang senang cari perhatian atau siswi yang bedaknya lebih tebal dari novel Harry Potter. Ada banyak siswi yang sering menjadi buah bibir di antara siswa lelaki, dan ia tidak pernah disebut sama sekali. Hingga pada suatu liburan, kawan saya mengajaknya untuk ikut berlibur bersama. … Lanjutkan membaca Rekor